Wisata ziarah ke Eyang Dalem Cikundul

Raden Aria Wiratanudatar atau dikenal dengan Eyang Dalem Cikundul merupakan seorang bupati pertama Cianjur sekaligus penyebar agama islam yang lahir pada tahun 1616 – 1706 M di Sagalaherang , Subang .

wali allah eyang dalem cikundul
Foto Eyang dalem cikundul cianjur

Asal usul datangnya Dalem Cikundul ke Cianjur :

Pada tahun 1529 M terjadi perebutan kekuasaan oleh keraton Cirebon terhadap Keraton Talaga dari Pajajaran dalam penyebaran agama islam , rakyat dari kerajaan Talaga islam sudah mulai berkembang akan tetapi para dalem masih menganut agama Hindu diantaranya Prabu Siliwangi , Sunan Ciburang , Pucuk Umum , Sunan Wanaperi dll.

Sedangkan salah satu dalem yaitu Sunan Ciburang mempunyai anak bernama Aria Wangsa Goparona sekaligus pemeluk islam pertama .

Akan tetapi orang tuanya tidak merestui anaknya memeluk islam , dengan keyakinan yang kuat akhirnya Wangsa Goparona meninggalkan kerajaan Talaga dan bermukim ke Sagalaherang serta mendirikan pondok pesantren dan nagara untuk penyebaran agama islam .

Pada akhir abad 17 , Wangsa Goparona kembali ke rahmat Allah dengan meninggalkan beberapa anak salah satunya adalah Djayasasana ( Eyang Dalem Cikundul ).

Putra sulungnya inilah yang kemudian mendirikan dalem di Cijagang , Cikalong Kulon – Cianjur sekaligus menjadi bupati pertama di Cianjur bergelar Raden Aria Wiratanu Datar ( 1677-1691 ) yang taat beribadah dan ahli dalam bidang pemerintahan .

Dalem Cikundul dikaruniai beberapa orang anak dari golongan manusia yang tersebar di beberapa daerah yaitu :

1.Dalem Anom (Aria Natamanggala)

2.Dalem Aria Martayuda (Dalem Sarampad)

3.Dalem Aria Tirta (Di Karawang)

4.Dalem Aria Wiramanggala(Dalem Tarikolot)

5.Dalem Aria Suradiwangsa (Dalem Panembong)

6.Nyai Mas Kaluntar

7.Nyai MasKarangan

8.Nyai Mas Djenggot

9.Nyai Mas Bogem.

Dia juga memiliki seorang istri dari bangsa jin Islam, dan memiliki tiga orang putra-putri, yaitu :

1.Raden Eyang Suryakancana yang hingga sekarang dipercayai bersemayam di Gunung Gede

2.Nyi Mas Endang Kancana alias Endang Sukaesih alias Nyai Mas Kara bersemayam di Gunung Ceremai

3.Andaka Warusajagad ( ada juga yang menyebutkan bukan putra, tetapi putri bernama Nyai Mas Endang Radja Mantri bersemayam di Karawang).

Topografi :

Areal makam seluas 300 meter diatas lahan sekitar 4 Ha di puncak bukit Cijagang , Majalaya- Cianjur .

Pada awalnya komplek ini sangat sederhana akan tetapi ditetapkan sebagai objek wisata ziarah oleh pemerintah kota Cianjur dan dibangun secara megah pada tahun 1985 oleh Hj.Yuyun Muslim Taher ( alm ) menghabiskan dana Rp.125 juta .

Hj.Yuyun inilah sebagai Rektor Universitas Jayabaya sekaligus keturunan dari Dalem Cikundul .

Fasilitas :

Lahan parkir luas

Pusat oleh-oleh

Pernak pernik

Tiket masuk ( parkir ):

Roda empat : Rp.10.000 – 15.000

Bis : Rp.15.000 – 30.000

Motor : Rp.5000

Kegiatan :

Tawasulan

Dokumen pariwisata

Ketentuan :

Tidak membuang sampah sembarangan

Berpakaian sopan

Beretika

Menghormati budaya setempat

Tips :

Membawa perbekalan yang cukup

Sehat

Handuk ( buat keringat )

Alamat : 

Kp.Majalaya, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur, Jawa Barat atau sekitar 17 Km kearah utara dari pusat kota Cianjur

Lain-lain :

Pemandu wisata : 08971800700

Tambahan :

Makam Eyang Dalem Cikundul tak pernah sepi dari peziarah yang datang dari luar kota seperti Bandung ,Bogor dan Jakarta . Jadi saya sarankan untuk selalu dekat bersama jemaah ( rombongan ) supaya tidak terjadi hal-hal yang tak di inginkan .